Phitsanulok lebih dari sekedar titik transit. Ini adalah engsel geografis Thailand tengah-utara, tempat Sungai Nan membelah negara dan bersinggungan dengan jalur kereta api yang menghubungkan Bangkok dan Chiang Mai. Anda dapat terbang ke bandara setempat, kereta api atau mengambil jalan utama yang menghubungkan Sukhothai di barat dan Khon Kaen di timur. Logistiknya sederhana. Ini memiliki sejarah yang mendalam.
Bagi wisatawan yang berencana melakukan perjalanan antara ibu kota dan pegunungan utara, kota ini menawarkan kesempatan langka untuk melihat sekilas bayangan Ayutthaya. Ini belum tentu terpencil. Antara tahun 1350 dan 1767, Phitsanulok adalah kota terpenting kedua di kerajaan setelah Ayutthaya dalam hal ukuran dan pengaruh. Era itu telah meninggalkan jejaknya. Kota bertembok kuno ini dibangun pada abad ke-13, dan menyusuri jalanannya terasa seperti memasuki garis waktu yang mengabaikan kebisingan modern selama beberapa abad.
Sorotan Phitsanulok
Daya tarik utamanya adalah Wat Phra Si Rattana Mahathat. Kompleks kuil ini menampung patung Buddha perunggu awal, Phra Buddha Jinaraj, yang masih dianggap sebagai salah satu patung Buddha terindah di Thailand. Keahlian halus terpancar. Ekspresi tenangnya tidak lekang oleh waktu. Jika Anda mengunjungi Sukhothai, ada baiknya memutar ke sini untuk melihat patung ini dan sepadan dengan bahan bakar dan waktu.
Selain kuil, bagian selatan kota juga memiliki aktivitas komersial. Itu adalah pusat perdagangan beras, kapas dan tembakau. Kawasan pertanian di sekitarnya didominasi oleh sawah, yang menjelaskan mengapa perekonomian lokal sangat erat kaitannya dengan tanah dan musim.
Informasi detail untuk memudahkan perjalanan
- Cara menuju ke sana : Naik kereta, bandara, atau jalan raya antara Sukhothai dan Khon Kaen.
- Akomodasi : Jangan berharap akomodasi lama. Infrastruktur modern mencakup hotel 15 lantai yang melayani pelancong bisnis dan orang yang lewat.
- Waktu Terbaik untuk Berkunjung : Musim kemarau tidak terpengaruh oleh kelembapan dan memberikan kondisi terbaik untuk menjelajahi kota tua dan kawasan kuil.
- Suasana Lokal : Ini adalah kota yang berfungsi. Dengan populasi 84.311 jiwa pada tahun 2000, kota ini tetap mempertahankan daya tariknya yang berukuran sedang dan fungsional.
Mengapa Phitsanulok penting saat ini
Wisatawan sering kali terburu-buru melewati Phitsanulok dalam perjalanan ke Chiang Mai atau selatan. Mereka kehilangan konteksnya. Memahami Phitsanulok akan membantu Anda memahami naik turunnya Kerajaan Thailand. Ini bukan hanya satelit Ayutthaya. Kota ini merupakan pusat kekuasaan selama lebih dari empat abad.
Patung Phra Buddha Jinaraj bukan sekadar artefak. Inilah bukti tingginya seni pada masa itu. Melihatnya secara langsung di bawah sinar matahari Thailand akan mengubah perspektif Anda terhadap zaman tersebut. Perunggunya sudah usang, namun detailnya masih tajam.
Sisi bisnis Phitsanulok masih aktif. Padi masih menjadi tanaman utama. Kapas dan tembakau masih diperdagangkan di distrik selatan. Fakta bahwa kota ini telah kehilangan modal politiknya tidak berarti bahwa kota tersebut tidak lagi menjadi pasar.




















