Bilt, perusahaan teknologi keuangan yang berfokus pada perumahan, diproyeksikan akan memproses pembayaran perumahan senilai lebih dari $100 miliar pada tahun 2026. Pencapaian ini menyoroti pertumbuhan pesat perusahaan dan posisi uniknya di pasar senilai $5 triliun. Namun, ambisi Bilt lebih dari sekadar memfasilitasi pembayaran; mereka membangun ekosistem terintegrasi yang mencakup manajemen properti, loyalitas penduduk, akuisisi pedagang, dan layanan keuangan.
Bisnis Inti: Perumahan sebagai Pintu Masuk
Strategi Bilt berpusat pada memanfaatkan hubungan perumahan untuk memperoleh pelanggan bernilai tinggi. Perusahaan ini telah bermitra dengan 1 dari 4 bangunan sewaan di AS, mengintegrasikan perangkat lunaknya ke dalam alur kerja properti untuk pembayaran, penyewaan, dan keterlibatan penduduk. Akses langsung ini memberi Bilt keunggulan tersendiri dibandingkan program loyalitas tradisional, yang sering kali terkendala biaya akuisisi pelanggan.
Aliran pendapatan perusahaan mengalami diversifikasi melebihi fokus awal pada imbalan kartu kredit. Pemilik properti mendapat manfaat dari pembayaran yang disederhanakan, pengurangan tingkat tunggakan, dan peningkatan retensi penyewa. Pedagang mendapatkan akses ke audiens yang terbatas, memberi insentif pada pembelanjaan melalui Bilt Cash dan penawaran yang didanai pedagang.
Kartu sebagai Alat, Bukan Produk
Kartu kredit Bilt, meskipun menonjol dalam pemasaran, hanyalah salah satu komponen dari strategi yang lebih luas ini. Perusahaan melaporkan lebih dari 5 juta anggota, dengan sekitar 750.000 pemegang kartu. Meskipun adopsi kartu awal berfokus pada arbitrase sewa, Bilt telah beralih ke pemberian penghargaan pada pengeluaran yang lebih luas melalui manfaat berjenjang.
Kartu Obsidian dan Palladium, dengan biaya tahunan masing-masing $95 dan $495, menawarkan hadiah premium untuk kategori seperti makan dan perjalanan. Bilt Blue Card, tanpa biaya tahunan, memberikan poin 1X yang kompetitif untuk pembelanjaan sehari-hari. Kartu-kartu ini dirancang untuk mendorong keterlibatan di luar perumahan, dengan pengeluaran non-perumahan naik 210% dibandingkan dengan versi Wells Fargo sebelumnya.
Jaringan Pedagang dan Bilt Cash
Monetisasi Bilt yang sebenarnya terletak pada jaringan pedagangnya. Mitra seperti Walgreens, Lyft, dan GoPuff membayar komisi untuk mengakses basis pengguna Bilt yang kaya. Program Bilt Cash perusahaan semakin memberi insentif pada pembelanjaan dalam jaringan ini, dengan imbalan pendanaan pedagang untuk mendorong volume transaksi.
Model ini memungkinkan Bilt menghasilkan pendapatan dari kedua sisi transaksi: mengumpulkan komisi dari pedagang sambil memberi penghargaan kepada anggota atas pembelanjaannya. Perusahaan mengakui beberapa tantangan layanan pelanggan selama peluncuran kartu awal namun perbaikan klaim sedang dilakukan.
Selain Pembayaran dan Hadiah
Bilt juga memperluas layanan pramutamu yang didukung AI, membantu anggota dalam optimalisasi hadiah, pertanyaan tentang tempat tinggal, dan perencanaan perjalanan. Visi jangka panjangnya mencakup pengalaman yang mulus dan terintegrasi di mana pembayaran perumahan, penawaran pedagang, dan layanan keuangan bertemu.
Kesimpulan
Kesuksesan Bilt bukanlah tentang menciptakan program penghargaan baru. Ini tentang memecahkan masalah distribusi: menjangkau pelanggan bernilai tinggi pada saat kritis (perumahan) dan memberi insentif pada keterlibatan mereka yang berkelanjutan. Meskipun pelaksanaan dan layanan pelanggan masih menjadi tantangan utama, pendekatan terpadu Bilt memposisikan Bilt sebagai kekuatan disruptif di pasar perumahan senilai $5 triliun.
























