Berita utama baru-baru ini menyatakan Chicago O’Hare (ORD) sebagai bandara tersibuk baru di Amerika Serikat, melampaui gelar yang telah lama dipegang oleh Hartsfield-Jackson Atlanta (ATL). Namun, perubahan peringkat ini bergantung pada bagaimana “tersibuk” diukur, dan perbedaan tersebut penting untuk memahami tren perjalanan udara.
Angka: Pergerakan vs. Penumpang
Klaim Chicago bertumpu pada jumlah total lepas landas dan mendarat. Pada tahun 2025, O’Hare mencatat 857.392 pergerakan pesawat, meningkat sekitar 10% dari 776.036 pergerakan pada tahun 2024. Jumlah ini mengalahkan Atlanta, yang mengalami 807.625 pergerakan pada periode yang sama – sekitar 6% lebih sedikit dibandingkan Chicago.
Namun, jika mempertimbangkan volume penumpang, Atlanta tetap memimpin secara signifikan. Data dari OAG menunjukkan ATL memiliki 63,1 juta kursi berangkat pada tahun 2025, sementara O’Hare memiliki 50,6 juta — selisih sekitar 25%. Inilah sebabnya mengapa Atlanta tetap menjadi bandara tersibuk di dunia berdasarkan metrik konvensional.
Mengapa Ada Perbedaan? Ukuran Pesawat
Perbedaan utamanya terletak pada ukuran pesawat. Chicago O’Hare berfungsi sebagai hub utama bagi American Airlines dan United Airlines, dengan frekuensi tinggi jet regional yang beroperasi pada rute yang lebih pendek. Atlanta, yang didominasi oleh Delta Air Lines, lebih bergantung pada pesawat jalur utama yang lebih besar.
Rata-rata pesawat di Atlanta membawa lebih banyak penumpang per penerbangan dibandingkan di Chicago… sesederhana itu.
Ini berarti bahwa meskipun Chicago mungkin mengalami lebih banyak orang yang lepas landas dan mendarat, Atlanta secara keseluruhan memindahkan lebih banyak orang secara signifikan. Jenis lalu lintas penting.
Melampaui Metrik: Kemacetan dan Kapasitas
Mendefinisikan “tersibuk” bergantung pada kekhawatirannya. Jika masalahnya adalah kemacetan, pergerakan total menjadi penting. Jalur taksi O’Hare yang terkenal ramai menyoroti hal ini. Jika volume penumpang menjadi fokusnya, Atlanta tetap menjadi pemimpin. Bandara yang berbeda memprioritaskan metrik yang berbeda, dan pilihan tersebut memengaruhi cara kita memandang aktivitas mereka.
Masa Depan Perjalanan Udara
Pertumbuhan Chicago menunjukkan peningkatan konektivitas regional dan persaingan antar maskapai penerbangan. Meskipun O’Hare mungkin tidak bisa melampaui Atlanta dalam hal jumlah penumpang, kesenjangannya bisa menyempit seiring dengan penyesuaian kapasitas maskapai penerbangan. Persaingan antara Chicago dan Atlanta, yang didorong oleh strategi maskapai penerbangan, akan membentuk masa depan perjalanan udara di Amerika Serikat.
Kesimpulannya, Chicago O’Hare telah menjadi lapangan terbang tersibuk dalam hal pergerakan pesawat, namun Atlanta masih mendominasi dalam mengukur volume penumpang. Pilihan metrik menentukan ceritanya, menggarisbawahi perlunya definisi yang jelas dalam statistik penerbangan.
