Model Context Protocol (MCP) dengan cepat menjadi standar penting dalam industri perjalanan, memungkinkan interaksi langsung tingkat baru antara Artificial Intelligence (AI) dan pemasok perjalanan. Meskipun mungkin terdengar teknis, dampaknya sederhana saja: MCP memungkinkan agen AI mengakses dan memahami data perjalanan real-time dengan akurasi yang belum pernah ada sebelumnya, menghilangkan perantara tradisional dan mengubah cara pemesanan dilakukan.
Mengapa MCP Penting: Peralihan ke Akses AI Langsung
Selama bertahun-tahun, perusahaan perjalanan mengandalkan platform pihak ketiga untuk mendistribusikan tarif dan ketersediaan. Sistem ini menambah biaya dan membatasi fleksibilitas. MCP memutus rantai tersebut dengan menyediakan cara standar bagi sistem AI untuk menanyakan pemasok secara langsung, mengakses informasi terkini mengenai harga, kamar, penerbangan, dan banyak lagi.
Ini bukan hanya tentang chatbot yang menyarankan tujuan; ini tentang agen AI yang secara mandiri mencari penawaran terbaik, menegosiasikan tarif, dan memesan perjalanan dengan sedikit campur tangan manusia.
Cara Kerja MCP: Kerangka Data untuk AI
Inti dari MCP adalah pendekatan terstrukturnya terhadap data. Daripada memberikan informasi yang tidak jelas dan tidak terstruktur, MCP memaksa pemasok perjalanan untuk menyajikan data dengan cara yang dapat diinterpretasikan dengan andal oleh AI. Ini termasuk:
- Format penetapan harga standar: Memastikan AI dapat membandingkan tarif di berbagai hotel tanpa kebingungan.
- Pembaruan ketersediaan waktu nyata: Menghilangkan rasa frustrasi karena memesan kamar yang tidak ada.
- Daftar fasilitas terperinci: Memungkinkan AI memfilter opsi berdasarkan preferensi wisatawan tertentu.
Adopsi Cepat & Masa Depan Perjalanan
Diperkenalkan oleh Anthropic pada bulan November 2024, MCP telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa, dengan jutaan integrasi yang sudah berjalan. Adopsi yang cepat ini menandakan perubahan mendasar: industri perjalanan mulai menerapkan efisiensi berbasis AI.
Bagi hotel, maskapai penerbangan, dan pemasok lainnya, MCP mewakili peluang untuk mendapatkan kembali kendali atas saluran distribusi mereka dan mengurangi ketergantungan pada perantara dengan komisi tinggi. Bagi wisatawan, ini berarti pemesanan lebih cepat, akurat, dan berpotensi menurunkan harga.
Munculnya MCP menggarisbawahi tren yang lebih luas: AI tidak lagi hanya membantu agen perjalanan; ini menjadi kekuatan pemesanan utama, membentuk kembali industri ini dari awal.
