Pelancong Toronto yang terbang ke Amerika Serikat kini memiliki koneksi yang lebih cepat berkat fasilitas izin awal Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) A.S. yang baru di Bandara Billy Bishop Toronto City (YTZ). Hal ini menandai perluasan pertama di Kanada dalam hampir dua dekade, menyederhanakan perjalanan dengan mengizinkan penumpang melewati bea cukai sebelum keberangkatan.
Perjalanan yang Efisien dan Rute Baru
Fasilitas izin awal berarti penumpang tiba di AS seolah-olah menggunakan penerbangan domestik, sehingga menghindari menunggu lama saat mendarat. Perkembangan ini membuka rute baru dari YTZ ke bandara-bandara utama AS, termasuk LaGuardia (LGA) di New York dan Ronald Reagan Washington National (DCA), yang sebelumnya kekurangan infrastruktur kedatangan internasional.
Air Canada akan meluncurkan penerbangan harian antara YTZ dan LGA pada tanggal 29 Maret, dengan perluasan lebih lanjut ke bandara Boston, Chicago, dan Dulles direncanakan pada bulan-bulan berikutnya. Ekspansi ini didorong oleh kemitraan dengan United Airlines, karena IAD dan ORD merupakan hub utama bagi maskapai tersebut.
Persaingan dan Perluasan Bandara
Porter Airlines, maskapai penerbangan utama yang sudah lama berdiri di YTZ, merespons meningkatnya persaingan dengan memperluas rutenya sendiri. Layanan baru ke Nashville (BNA) akan dimulai pada bulan Mei, dan layanan Chicago akan beralih dari Midway (MDW) ke O’Hare (ORD) pada bulan September. ORD adalah hub untuk mitra Porter, American Airlines.
Landasan pacu YTZ saat ini melarang pengoperasian jet, dengan kedua maskapai mengoperasikan secara eksklusif de Havilland Canada Dash 8-Q400. Namun, pembatasan ini sedang ditinjau, karena Perdana Menteri Ontario Doug Ford telah menyatakan dukungannya untuk memperluas landasan pacu untuk menampung jet, yang berpotensi menggeser kemampuan operasional bandara.
Dampak Finansial dan Pertumbuhan Kapasitas
Wisatawan yang menggunakan fasilitas izin awal akan membayar biaya CAD sebesar $16,56 selama tahun pertama pengoperasian. Meskipun ada biaya tambahan, kapasitas kursi ke AS dari YTZ diproyeksikan meningkat hampir 5% dalam enam bulan pertama, semata-mata karena masuknya Air Canada ke pasar tersebut.
Pembukaan fasilitas ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam perjalanan udara antara Toronto dan A.S., yang menawarkan koneksi yang lebih nyaman dan efisien kepada penumpang.
Peningkatan kapasitas dan potensi perluasan landasan pacu menempatkan YTZ untuk pertumbuhan yang berkelanjutan, memperkuat perannya sebagai bandara regional utama.
























