Seorang penumpang baru-baru ini membawa seekor sigung taksidermi ke dalam penerbangan Delta Air Lines dari Los Angeles ke Minneapolis – di kelas satu. Insiden tersebut, yang didokumentasikan dalam postingan viral di Reddit, menyoroti fenomena aneh namun tampaknya berulang: para pelancong terbang dengan spesimen hewan yang diawetkan di bagasi kabin.

Insiden di Keamanan dan di Pesawat

Menurut penumpang tersebut, agen Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) menertawakan sigung tersebut selama pemeriksaan. Seorang agen Delta bahkan meminta untuk mengelusnya. Ini bukan kejadian yang terjadi satu kali saja; penumpang tersebut mengaku pernah terbang dengan barang taksidermi serupa pada dua kesempatan lain, yang sering kali mengejutkan pramugari.

Mengapa Ini Penting

Meskipun terlihat sepele, insiden ini menimbulkan pertanyaan mengenai protokol keamanan bandara dan kebijakan maskapai penerbangan terkait barang bawaan yang tidak biasa. Reaksi TSA (atau kekurangannya) menunjukkan bahwa prosedur penyaringan yang ada saat ini mungkin tidak mampu menangani keanehan tersebut secara efektif. Insiden ini juga menggarisbawahi betapa banyak kelonggaran yang diberikan maskapai penerbangan kepada penumpang terkait objek yang tidak biasa.

Pengakuan acuh tak acuh penumpang bahwa kejadian ini berulang menunjukkan bahwa maskapai penerbangan mungkin tidak secara aktif menerapkan aturan yang lebih ketat mengenai bagasi kabin.

Reaksi Sosial

Reaksi online sebagian besar terhibur, dengan beberapa komentator bercanda tentang situasi tersebut. Seorang pengguna menjuluki sigung itu “Pepe Le Flew”, sebuah plesetan dari karakter kartun yang terkenal karena aromanya yang khas. Yang lain menyarankan untuk menggunakan insiden itu sebagai pengaruh untuk menuntut kompensasi dari maskapai penerbangan.

Insiden ini merupakan pengingat bahwa kebijakan keamanan dan maskapai penerbangan tidak selalu ketat, dan beberapa penumpang akan memanfaatkan celah untuk membawa apa pun ke dalam pesawat.

Acara ini menyoroti absurditas perjalanan modern sambil mengolok-olok aturan kaku yang diberlakukan oleh maskapai penerbangan.