Sektor perjalanan sedang mengalami perubahan yang cepat, mulai dari perluasan armada maskapai penerbangan hingga strategi privasi data yang berkembang dan pergeseran aksesibilitas internasional. Berikut rincian perkembangan penting yang membentuk kembali industri ini.
Delta Air Lines Memperluas Armada dengan Pesanan Boeing 787
Delta Air Lines telah berkomitmen untuk membeli 30 Boeing 787 Dreamliner. Langkah ini menandakan kepercayaan terhadap permintaan perjalanan jangka panjang dan investasi strategis pada pesawat berbadan lebar dan hemat bahan bakar. Keputusan ini diambil ketika maskapai penerbangan di seluruh dunia menyesuaikan armadanya untuk menghadapi pemulihan pascapandemi dan mengantisipasi pertumbuhan di masa depan.
Privasi Data & Pemasaran Perjalanan: Bangkitnya Resolusi Identitas
Peraturan privasi digital semakin ketat, sehingga metode pemasaran tradisional menjadi kurang efektif. Ronen Kadosh dari Wunderkind menyoroti semakin pentingnya resolusi identitas —mengidentifikasi pelanggan secara akurat di berbagai titik kontak—untuk pemasar perjalanan. Hal ini memungkinkan merek untuk mempersonalisasi pemesanan langsung dan menumbuhkan loyalitas pelanggan meskipun terdapat peningkatan pembatasan privasi. Tren ini menggarisbawahi perlunya strategi data yang canggih karena pelacakan pihak ketiga menjadi lebih terbatas.
Google & Siri: Pertarungan untuk Kontrol Pemesanan Perjalanan
Integrasi AI Gemini yang dilakukan Google ke dalam Siri menunjukkan kekuatan yang signifikan dalam bidang pemesanan perjalanan. Google kini memiliki akses yang lebih dekat ke “momen niat” —ketika pengguna secara aktif menelusuri opsi perjalanan. Namun, komitmen kuat Apple terhadap privasi pengguna mungkin membatasi seberapa efektif Gemini dapat bertindak berdasarkan niat tersebut. Perjalanan siap menjadi ajang pengujian utama bagi batasan-batasan ini.
Peringkat Paspor AS: Penurunan Akses Bebas Visa
Meskipun tetap berada di peringkat 10 teratas secara global, para paspor AS telah kehilangan akses bebas visa ke tujuh destinasi. Penurunan ini menunjukkan adanya pergeseran dalam pendekatan AS terhadap peraturan perjalanan internasional, yang bertentangan dengan tren peningkatan keterbukaan global. Implikasinya adalah wisatawan Amerika mungkin menghadapi lebih banyak rintangan saat mengunjungi negara tertentu.
Proposal Batas Kartu Kredit Trump: Reaksi Industri
Usulan mantan Presiden Trump untuk membatasi suku bunga kartu kredit sebesar 10% telah menuai kritik tajam baik dari maskapai penerbangan maupun lembaga keuangan. CEO Delta Ed Bastian menyebut proposal tersebut “mengganggu,” dan para pemimpin Partai Republik juga menyatakan keprihatinannya. Industri ini khawatir pembatasan ini akan mengganggu stabilitas pasar kredit dan menghambat akses konsumen terhadap pembiayaan perjalanan.
Sektor perjalanan sedang menghadapi lanskap kemajuan teknologi dan peraturan yang kompleks























