United Airlines sedang bersiap untuk memperkenalkan pesawat jarak jauh generasi baru: Boeing 787-9 Dreamliners yang dikonfigurasi dengan tata letak yang sangat luas. Proyek “United Elevate” milik maskapai ini akan kedatangan pesawat-pesawat ini dalam beberapa minggu mendatang, menandai peningkatan signifikan dalam kenyamanan penumpang dan potensi pendapatan.
Pergeseran Menuju Kepadatan Premium
United saat ini mengoperasikan 80 Boeing 787 dan memiliki lebih dari 140 pesanan lagi. Pengiriman pesawat 787-9 yang baru akan menampilkan konfigurasi unik dengan hanya 222 kursi, kepadatan yang lebih rendah dibandingkan dengan pesawat 787-9 yang sudah ada yang berkapasitas 257 kursi. Pengaturan ultra-premium ini diuraikan sebagai berikut:
- 64 kursi kelas bisnis Polaris dalam konfigurasi 1-2-1, termasuk delapan kursi eksklusif “Polaris Studio” dengan fasilitas yang ditingkatkan.
- 35 kursi ekonomi premium Premium Plus dalam tata letak 2-3-2.
- 123 kursi ekonomi dalam pengaturan 3-3-3, dengan 39 kursi menawarkan ruang kaki ekstra (Economy Plus).
Konfigurasi ini mewakili peralihan yang disengaja ke arah prioritas kabin dengan imbal hasil lebih tinggi, sebuah tren yang terlihat di seluruh industri karena maskapai penerbangan berupaya memaksimalkan keuntungan pada rute jarak jauh. Dengan mengurangi jumlah kursi ekonomi, United bertujuan untuk menjaring lebih banyak wisatawan premium dan pelancong bisnis.
Penerapan Strategis dan Pembaruan Armada
Pesawat 787-9 baru akan menggantikan pesawat lama seperti 767-300ER pada rute yang permintaan premiumnya tinggi, seperti London (LHR). Bobot yang lebih rendah dari pesawat ini juga menawarkan peningkatan jangkauan, menjadikannya serbaguna untuk berbagai tujuan jarak jauh.
United berencana untuk menerima pengiriman 20 pesawat secara agresif pada tahun 2026, suatu kecepatan yang akan menjadikannya ekspansi armada berbadan lebar terbesar dalam satu tahun yang dilakukan maskapai penerbangan AS sejak tahun 1988. Meskipun jadwal ambisius ini bergantung pada kapasitas produksi Boeing, hal ini menggarisbawahi komitmen United terhadap modernisasi armada yang cepat.
Pengalaman Dalam Penerbangan yang Ditingkatkan
Selain jumlah kursi, pesawat baru ini akan dilengkapi fasilitas yang ditingkatkan di seluruh kabin. Penumpang kelas bisnis Polaris akan menikmati kursi baru dengan pintu, teknologi yang ditingkatkan (audio Bluetooth, opsi pengisian daya, hiburan HD), dan produk lembut premium dengan kaviar amuse-bouches dan sampanye yang ditingkatkan. Premium Plus juga akan melihat perlindungan privasi dan peningkatan teknologi. Bahkan penumpang kelas ekonomi pun akan mendapatkan keuntungan dari monitor hiburan yang lebih besar dengan konektivitas Bluetooth.
Semua 787-9 pada akhirnya akan dilengkapi dengan Wi-Fi Starlink, yang menawarkan konektivitas gratis berkecepatan tinggi – meskipun penundaan sertifikasi FAA dapat memengaruhi peluncuran awal.
Pesawat Pertama dan Rute Awal
Pesawat pertama, dengan registrasi N21102, diharapkan mulai beroperasi dalam beberapa minggu mendatang. Rute awal akan mencakup San Francisco (SFO) ke Singapura (SIN) dan London (LHR). United memperkirakan sekitar 30 pesawat ini akan beroperasi pada akhir tahun 2027. Pesawat-pesawat yang ada mungkin akan mengalami konfigurasi ulang, tetapi kemungkinan besar tidak akan mampu menyamai kepadatan ultra-premium yang sama.
Kesimpulannya, United Airlines siap untuk mendefinisikan kembali perjalanan jarak jauh premium dengan Boeing 787-9 barunya. Dengan memprioritaskan kenyamanan, teknologi, dan konektivitas, maskapai ini bertujuan untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin di pasar Amerika, dengan bertaruh besar pada permintaan yang terus berkembang akan perjalanan udara mewah.
























